Binguuuuung ….

Masih terkait dengan postingan sebelumnya yang berjudul "the team". Baru saja aku diskusi mengenai projectku dengan supervisor yang aku "tinggalkan". Setelah diskusi usai dia bertanya rencana masa depan nanti setelah menyelesaikan master. Aku jawab, "jikalau mungkin ya saya tertarik untuk melanjutkan ke PhD tapi tidak jauh dari keluarga". Wuaaa … si supervisor tercinta ini menawari daku untuk melanjutkan S3 di groupnya dan tetap bergabung di "the team" menangani semua data yang ada dan akan ada di Department Medicinal Chemistry untuk di-QSAR. Wuaaa… jadi bingung. Pengennya pulang dan menikmati hidup bersama istri tercinta dan mahasiswa2 yang imut-imut namun mendapat tawaran menarik yang sayang untuk dilewatkan.

Dasar "orang sableng", karena ditawari maka aku mengajukan permintaan yang cukup "tinggi": diizinkan mengerjakan penelitian untuk s3 tersebut di Indonesia dengan sistem sandwich karena dengan kimia komputasi kan pada prinsipnya aku bisa mengerjakan dimana saja di era internet ini. Dia agak keberatan karena aku akan kehilangan meeting-meeting yang berharga dan agak berat diongkos. Namun dia akan mengusahakan. Opsi kedua: Kita mencari beasiswa dari Nuffic dengan support penuh dari dia sehingga join scholarship dengan tambahan dari VU namun tetap dengan sistem sandwich yang artinya aku tidak perlu fulltime di Belanda. Dia berpikir dan tertarik dengan ini namun butuh waktu. Opsi ketiga: Fulltime di Belanda tapi aku meminta salary yang cukup untuk mengajak istri dan pulang ke Indonesia setidaknya sekali dalam satu tahun selama lebih dari 2 bulan. Opsi ke-4: gak ada, alias pulang saja menikmati hidup di Indonesia.

Kita lihat saja nanti. Syukur kepada Allah.

Salam,

 

Leave a Reply